today's date

Monday, June 13, 2005

Seri diskusi reinventing indonesia

Seri Diskusi 'Reinventing Indonesia' - PPILondon 'Mencari Solusi Demokratis Konflik Aceh dan Papua"

Nyaris empat dekade sudah berlalu, sejak gejolak separatisme menggeliat di tanah Aceh dan Papua. Namun hingga hari ini, tidak banyak dari kita yang tahu apa ujung pangkal soalnya.Mengapa berita kekerasan seolah tak pernah berhenti mengalir dari ujung timur dan barat negeri ini? Apakah betul ada konspirasi internasional di balik isu separatisme untuk memecah belah Indonesia? Dan yang terpenting; apakah masih ada harapan untuk Satu Indonesia, setelah sebegitu banyak darah tumpah?
Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) London mengajak Anda, orang Indonesia di Inggris, untuk berdiskusi, berefleksi dan bertukar pikiran dengan; Richard Samuelson (aktivis West Papuan Rights Campaign, LSM lokal di Oxford yang menampung Beny Wenda, pelarian politik dari Papua yang kini berdiam di Inggris) dan Aguswandi (aktivis TAPOL,LSM Eropa berbasis di London yang kerap mengkritik pendekatan militer Indonesia di Aceh), pada :
Hari/Tanggal : Senin, 27 Juni 2005
Waktu : Pukul 3.30 sore sampai pukul 6.30 sore
Tempat : St. Ethelburga's Centre for Reconciliation and Peace, 78Bishopsgate, London(
http://www.stethelburgas.org) (250 meter dari Liverpool Street TubeStation).

Seperti diskusi-diskusi PPILondon sebelumnya, acarakali ini akan dikemas secara informal, dan menekankan sisi kemanusiaan konflik Aceh dan Papua, ketimbang sisi politisnya (bahasa pengantar yang digunakan tetap bahasa Indonesia).Tujuan utama acara ini adalah membuka kebekuan komunikasi antara masyarakat Indonesia di London dan para aktivis HAM soal Aceh dan Papua yang beraktivitas di Inggris.Diharapkan dari acara ini, keduabelah pihak (masyarakat Indonesia di London dan para pembicara) mendapat tambahan informasi mengenai cara pandang masing-masing dalam mencermati konflik separatisme di Indonesia.
Kehadiran Anda semua akan memperkaya perspektif yang diharapkan muncul dari diskusi ini.


Humas PPILondon